5 Pertimbangan Sebelum Integrasi AI dalam Bisnis Kita

Posted by Satria H R Harsono
5 Hal Sebelum Integrasi AI - featured image

Sudah satu tahun berlalu sejak chat GPT menjadi populer. Kekhawatiran banyak orang adalah profesi-profesi mereka menjadi tergantikan. Potensi bagi seorang pebisnis, bisa jadi adalah meningkatnya produktivias dalam operasional pekerjanya berkali-kali lipat.

Sebutlah saya pribadi seorang Software Engineer, dengan bantuan AI dari Github Copilot yang terpasang pada perangkat kerja saya, kode program yang dulu harus saya tulis bisa dibuat dalam hitungan detik sambil ngobrol dengan AI.

Sudah sementara waktu ini kita sudah merasakan manfaat generative AI dalam pekerjaan kita sehari-hari, HBR masih saja tidak bosan membahas nya dalam artikel mereka How to Decide If AI Should Be Part of Your Growth Strategy.

Saya akan mencoba merangkumnya dalam artikel ini.

AI dipercayai Sebagai “The Next Big Things”

Kita sudah menyaksikan kepopuleran crypto, NFT, blockchain, metaverse. Tetapi untuk AI secara khusus generative-AI, banyak bukti-bukti yang menunjukkan bahwa teknologi ini sebagai The Next Big Things.

Sebagai seorang pengusaha atau pebisnis, tentu kita tidak ingin ketinggalan arus. Jangan sampai kita menunggu sudah ada produk yang menggunakan AI bisa kita pakai, tetapi kita lah yang justru membuat produk atau layanan yang menggunakan AI.

Strategi Melakukan Integrasi AI dalam Bisnis

Beberapa rekan bisnis sudah mengajak kami berbincang untuk membahas agenda integrasi AI ke dalam operasional bisnisnya. Kami juga berhasil memberikan beberapa masukan dan proyek berjalan untuk melanjutkan agenda ini.

Saya berharap Anda yang selanjutnya karena potensi penghematan operasional yang sungguh luar biasa.

Sama hal nya ketika melakukan transformasi digital, ada beberapa pertanyaan dan pertimbangan agar investasi ini membuahkan hasil.

(1) Apa yang Bisa AI Lakukan dalam Operasional Bisnis Saat Ini?

Dengan pengetahuan Anda tentang AI atau dalam menggunakan chat GPT, coba sebutkan apa yang AI bisa lakukan dalam operasional bisnis? Beberapa rekan bisnis kami menyebutkannya seperti membuat rangkuman meeting, membaca dokumen, melakukan data-entry, membuat pesan otomatis, dll.

Jika sudah mendapatkan daftarnya, perbaikan seperti apa yang Anda rasa bisa diharapkan dari AI ini. Apakah rangkuman meeting menjadi lebih cepat, apakah lebih akurat?

Tentukan satu kasus yang menurut Anda sangat menarik untuk dihadirkan AI di dalamnya.

(2) Apakah Sudah Ada Teknologi yang Saat Ini Bisa Digunakan?

Jika teknologinya sudah ada, maka kita sepakat tidak perlu membuang tenaga untuk membuatnya dari awal. Kemungkinan bahwa teknologi tersebut tidak sesuai yang Anda inginkan tentu Ada.

Anda cukup mencoba untuk menuliskan daftar teknolgoi yang mungkin sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika ingin lebih jauh, mungkin lanjutkan dengan evaluas sesuai kemungkinan kemungkinan berikut.

Murah dan sangat sesuai, maka kita bisa memakai teknologi tersebut tanpa membuat ulang dari nol.

Kurang sesuai, ajukanlah pertanyaan apakah kita bisa menambah fitur baru di atasnya? Jika tidak, apakah teknologi tersebut bisa kita buat dengan murah dan mudah?

Jika Anda pada dua kemungkinan di atas, Anda bisa saja fokus untuk membeda teknologi yang Anda atau menyesuaikan operasional bisnis Anda. Peran konsultan dari penyedia teknologi biasanya sangat membantu Anda dalam kelancaran integrasi dan operasional.

Tidak ada, awas bukan berarti Anda yang pertama mempunyai ide ini, bisa jadi kebutuhan Anda terlalu spesifik atau terlalu mahal untuk dibuat. Jika berada pada kemungkinan ini, saya sarankan Anda lanjut ke poin berikutnya.

(3) Lakukan Evaluasi dan Assessment

Sebagai sebuah bisnis yang menjalankan usahanya, bisnis Anda sangat handal dalam melakukan kegiatannya hingga meraup keuntungan luar biasa. Kebanyakan, melakukan evaluasi terhadap “barang baru” seperti AI ini susah untuk dilakukan oleh tim Anda. Satu satunya, pilihan yang Anda miliki adalah dengan melakukan assessment oleh pihak ketiga seperti konsultan IT.

Penting untuk Anda ketahui sebelum memilih dan memulai evaluasi dan assessment bersama konsultan IT, yaitu adalah biaya yang mungkin timbul dan seberapa jauh assessment akan dilakukan.

Bagaikan otak manusia generative AI membutuhkan sebuah otak yang harus dibentuk berdasarkan banyak data-data. Anda mungkin sudah menggunakan ChatGPT, Bard, Bing, mereka terlihat sangat jenius dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Bisa jadi kita bisa menggunakan “otak” yang sudah tersedia tanpa perlu adanya riset dan assessment mendalam.

Jika kebutuhan Anda sangat spesifik dan butuh hasil yang sangat khusus, bisa jadi kita perlu “membuat otak” tersebut.

Selain itu, dengan semangat bisnis yang berkelanjutan, bisnis Anda mungkin perlu mengurus izin ke pemerintah untuk melakukan opersional bisnis menggunakan AI. Beberapa imbasnya, kami bisa membantu Anda dalam memberikan wawasan internal karyawan dan beberapa operasional perlu disesuaikan untuk menunjukkan compliance terhadap peraturan yang berlaku.

(4) Tentukan Target

Seberapa besar Anda menaruh harapan dan investasi dalam proyek ini? Hidup mati perusahan, penawaran baru, diferensiasi produk layanan? Apakah Anda berpikir bahwa ini akan menjadi proyek percobaan, apakah AI layak berada dalam bisnis Anda?

Anda mungkin akan diajak untuk melakukan serangkain aktivitas Software Product Development, mulai dari menentukan kebutuhan, riset, desain hingga eksekusi. Menentukan partner yang tepat adalah kunci, reputasi dan bukti keahlian bisa jadi menjadi pertimbangan, tetapi untuk menjalani serangkaian aktivitas panjang (bisa jadi berbulan-bulan), maka Anda perlu memilih yang tepat seperti memilih pasangan hidup bagi perusahaan Anda.

(5) Persiapan Untuk Eksekusi

Teknologi sudah dibuat, tetapi dia tidak bisa berbicara untuk dirinya sendiri dan berjalan sesuai keinginannya. Kontribusi dari tim operasional, bisnis, IT, hingga jajaran manajemen eksekutif sangat penting bagi keberlangsungan aset perusahaan. Perubahan mindset dan perilaku sangat mungkin diperlukan, kita tidak bisa menyamakan teknologi AI seperti komputer mesin ketik.

Kita sendiri lah yang melahirkan teknologi ini, kita juga yang menentukan keberlanjutan dan seberapa panjang umur dari teknologi ini. Ada saatnya teknologi ini sudah tidak bisa lagi memuaskan keinginan pelanggan, maka munculah pilihan antara mengganti yang baru atau memperbaiki.

Jadi Bagaimana?

Jawaban apakah AI layak dan bisa dipakai dalam bisnis Anda hanya Anda dan tim yang bisa menjawab.

Apakah teknologi AI yang sudah ada saat ini sangat sesuai dan bisa dimanfaatkan dalam bisnis Anda, sesuai dengan strategi bisnis Anda?

Jika tidak, bisa jadi teknologi ini memang tidak sesuai dengan karakteristik bisnis Anda, atau teknologi ini terlalu overhype di masyarakat. Anda dan bisnis Anda bisa mengabaikan keramaian yang ada dan fokus untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan strategi bisnis yang sudah Anda dan tim bentuk.

Jika iya, maka saya yang akan membuka tangan selebar-lebarnya untuk melakukan kolaborasi bagi agenda penting bisnis Anda kedepannya. Sudah pasti, AI adalah “The Next Big Thing” bagi industri dalam bisnis Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *